Senin, 11 April 2016

Download Jurnal Perbedaan Komunikasi Data GSM dan CDMA

Jika ingin melihatnya silahkan klik download 4 file di bawah ini.
 

1. COVER 
Download
2. ABSTRAK
Download
3. DAFTAR ISI
Download
4. BAB I S-D BAB IV DAN REFERENSI
Download
Read More

Rabu, 06 April 2016

PERBEDAAN KOMUNIKASI DATA ANTARA GSM DAN CDMA

JURNAL KOMPUTER LANJUT
PERBANDINGAN  KOMINKASI  DATA  ANTARA  GSM  & CDMA

  D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
KELOMPOK 
-         MUNAWWARAH                :                  1414370404 
-         WAGIYEM                          :                  1414370375 
-         RUSLIANA                           :                  1414370418
-         ZULFAN  EKA  PUTRA       :                 1414370104
DOSEN :
ABDUL HARIS LUBIS, ST.,M.Kom







FAKULTAS ILMU KOMPUTER
PROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTER
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN
MEDAN
2015


ABSTRAK

Saat ini banyak merek kartu telepon seluler GSM dan CDMA beredar di pasaran. Persaingan antar produsen kartu semakin ketat, danperang tarif pun tak terhidarkan. Penelitian ini bertujuan menguji apakah adaperbedaan kepuasan mahasiswa pengguna kartu GSM dan CDMA. Studi dilakukan terhadap 80 mahasiswa Universitas Gunadarma Depok, dengan kriteria: mahasiswa pengguna kartu selular GSM dan CDMA, berusia 18-25 tahun. Pengumpulan data dilakukan lewat kuesioner, dengan teknik incidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanyaperbedaan kepuasan yang sangat signifikan di antara mahasiswa pengguna kartu GSM dan pengguna kartu CDMA, dilihat dari nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<o,os). Berdasarkan hasil perbandingan mean empirik dan mean hipotetik disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pengguna kartu GSM lebih tinggi dibanding pengguna kartu CDMA.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Seiring dengan terus berkembangnya teknologi jaringan komunikasi khususnya pada telepon seluler, diperlukan adanya pemahaman bagi pengguna mengenai jaringan yang mereka gunakan. Hal yang demikian akan bermanfaat terutama dalam perkembangannya. Pengguna yang memahami dengan baik cara kerja jaringan yang mereka gunakan akan mampu menggunakan fasilitas yang tepat di setiap kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Dalam hal ini, kita mengenal ada dua macam jaringan yang digunakan, yaitu GSM dan CDMA.
Demikian pula pembahasan tentang definisi dan cara kerja yang baik akan bermanfaat bagi berkembangnya teknologi GSM dan CDMA tersebut.

1.2       Tujuan
·         Memberikan pemahaman bagi pembaca tentang cara kerja GSM dan CDMA
·         Sebagai referensi bagi pembahasan – pembahasan terkait

1.3       Metode Penelitian
Metode penelitian yang dipakai pada penulisan jurnal ini adalah dengan melakukan observasi baik di buku maupun di internet. Selain itu penulis sedang mempraktikkan apa yang ditulis.


  
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       Jaringan Internet Global System For Mobile (GSM)
Global system for Mobbile atau GSM adalah generasi kedua dari standar sistem seluler yang tengah dikembangkan untuk mengatasi problem fragmentasi yang terjadi pada standar pertama di negara Eropa GSM adalah sistem standar seluler pertama didunia yang menspesifikasikan digital modulation dan network level architectures and service. Sebelum muncul standar GSM ini negara-negara di Eropa menggunakan standar yang berbeda - beda, sehingga pada saat itu tidak memungkinkan seorang pelanggan menggunakan single subscriber unit untuk menjangkau seluruh benua Eropa. Pada awalnya sistem GSM ini dikembangkan untuk melayani sistem seluler Eropa dan menjanjikan jangkauan network yang lebih luas seperti halnya penggunaan ISDN. Pada perkembangaannya, sistem GSM ini mengalami kemajuan pesat dan menjadi standar yang paling populer di seluruh dunia untuk sistem seluler. Bahkan, pertumbuhannya diprediksikan akan mencapai 20 samapai 50 juta pelanggan pada tahun 2000. Penggunaan alokasi frekuensi 900 MHz oleh GSM ini diambil berdasarkan rekomendasi Gropue Special Mobile (GSM) cimitte yang merupakan salah satu grup kerja padaConfe'rence Europe'ene Postes des Telecommunication (CEPT). Namun pada akhirnya untuk alasan marketing GSM berubah namanya menjadi The Global System for Mobile Communication, sedangkan standar teknisnya diambil dari European Technical Standards Institute (ETSI) GSM pertama kali diperkenalakan di Eropa pada tahun 1991 kemudian pada akhir 1993 , beberapa negara non Amerika seperti Amerika Selatan , Asia dan Australia mulai mengadopsi GSM yang akhirnya menghasilkan standar baru yang mirip yaitu DCS 1800, yang mendukung Personal Communiction Service (PCS) pada freuensi 1,8 Ghz sampai 2 Ghz.




2.2       Arsitektur GSM
Secara garis besar terdiri dari 4 subsistem yang terkoneksi dan
berinteraksi antar sistem dengan user melalui network interface, subsistem
tersebut adalah arsitektur jaringan GSM dan terdiri atas :

1. Mobile System
Merupakan perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan. Terdiri atas Mobile Equipment dan Subscriber Identity Module.

2. Base Station
Terdiri atas Base Station Controller dan Base Transceiver Station.
Dimana, fungsi dari BSS adalah mengontrol tiap – ti ap BTS yang terhubung kepada nya. Sedangkan fungsi dari BTS adalah untuk berhubungan langsung dengan MS dan juga berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.

3. Network Sub – system
Terdiri dari MSC, HLR, dan VLR. MSC atau Mobile Switching Controller adalah inti dari jaringan GSM yang berfungsi untuk interkoneksi jaringan, baik antara seluler maupun dengan jaringan PSTN.Home Location Register atau HLR berfungsi untuk menyimpan semua data dari pelangga secara permanen. Untuk VLR atau Visitor Location Register berfungsi untuk data dan informasi pelanggan.

4. Operation and Support System
Merupakan subsistem dari jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian diataranya adalah fault management, configuration managemen, dan inventory management.





2.3       Teknologi Code Division Multiple Access (CDMA)
Teknologi Code Division Multiple Access (CDMA) adalah teknologi selular digital yang menggunakan teknik spektrum sebar. CDMA tidak menggunakan sistem yang saling bersaing seperti GSM (Global System for Mobile Communications) yang menggunakan TDMA (Time Division Multiple Access), CDMA tidak menetapkan frekuensi tertentu untuk setiap pengguna. Pada teknologi CDMA, setiap saluran menggunakan spektrum penuh yang tersedia. Percakapan individu diberi kode dengan urutan digital acak-lancung (pseudorandom).
Teknologi CDMA memanfaatkan tenaga prosesor komputer modern yang memungkinkan untuk melakukan percakapan dalam salah satu kanal tertentu.
Teknologi CDMA menggunakan percakapan penyebaran ganda di sepanjang spektrum dengan segmen yang luas sehingga teknologi CDMA disebut juga sebagai Spread Spectrum Technology.
Pola kerja teknologi CDMA memastikan kualitas suara yang lebih baik, dan terus diperluas oleh mikroprosesor yang ada didalam ponsel. Teknologi CDMA juga menyediakan kapasitas suara dan komunikasi data, memungkinkan lebih banyak pelanggan yang berhubungan pada waktu yang bersamaan.

2.4       Perbedaan GSM dan CDMA
Dari aspek teknologi baik GSM maupun CDMA merupakan standar
teknologi seluler digital, hanya bedanya GSM dikembangkan oleh Negara-negaraeropa dan bersifat "open source", sedangkan CDMA dari kubu Amerika dan Jepang. Yang perlu diperhatikan bahwa teknologi GSM dan CDMA berasal dari jalur yang berbeda, sehingga perkembangan ke generasi 2,5G dan 3G berikutnya akan berbeda terus. Teknologi CDMA didesain tidak peka terhadap interfensi dan sejumlah pelanggan dalam satu sel dapat mengakses pita spectrum frekuensi secara bersama karena mempergunakan teknik pengkodean tertentu.
Ponsel CDMA ada dua jenis tanpa kartu sehingga nomer panggilnya harus deprogram oleh petugas operatoryang bersangkutan, dan satu lagi ponsel CDMA yang dilengkapi dengan RUIM (Removal User Identification Module) atau dalam istilah GSM dikenal dengan SIM Card. Ada sejumlah kelebihan yang ditawarkan CDMA. misalnya, komunikasi selular tidak lagi rawan radiasi, tidak lagi seperti suara robot, tidak terputus-putus.
Gambar  Perbedaaan CDMA dan GSM

2.5       Perbedaan mendasar teknologi GSM dan CDMA
Perbedaan mendasar dari teknologi CDMA adalah sistem modulasinya.
Modulasi CDMA merupakan kombinasi FDMA (Frekuensi Division Multiple Access) dan TDMA (Time Division Multiple Access). Pada teknologi FDMA, 1 kanal frekuensi melayani 1 sirkuit pada satu waktu, sedangkan pada TDMA, 1 kanal frekuensi dipakai oleh beberapa pengguna dengan cara slot waktu yang berbeda. Pada CDMA beberapa pengguna bisa dilayani pada waktu bersamaan dan frekuensi yang sama, dimana pembedaan satu dengan lainnya ada pada sistem coding-nya, sehingga penggunaan spektrum frekuensinya teknologi CDMA sangat efisien. Kelebihan yang ditawarkan CDMA antara lain kualitas suara dan data, harga atau tarif yang lebih murah, investasi yang lebih kecil, dan keamanan dalam berkomunikasi (tidak mudah disadap). Teknologi GSM denganGPRS-nya akan terlibas dengan kontent pada CDMA karena keterbatasan akan lebar data dan aplikasi multimedia pada teknologi GSM. Kelebihan teknologi berbasis GSM diindonesia adalah coverage yanga luas dan roaming jelajah yang sangat luas baik dalam negeri bahkan seluruh dunia, sedangkan CDMA dengan telkomflexi masih sangat terbatas.

BAB III
PEBAHASAN

3.1       PENGERTIAN
3.1.1    GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE COMMUNICATIONS (GSM)
GSM (singkatan bahasa Inggris: Global System for Mobile Communications, GSM ) adalah salah satu standar sistem komunikasi nirkabel (wireless) yang bersifatterbuka. Telepon GSM digunakan oleh lebih dari satu milyar orang di lebih dari 200 negara.Banyaknya standar GSM ini membuat roaming internasional sangat umum dengan “persetujuan roaming” antar operator telepon genggam. Ada pun pengertian lain dari Global System for Mobile communication (GSM) adalah sebuah standar global untuk komunikasi bergerak digital. GSM adalah nama dari sebuah group standarisasi yang dibentuk di Eropa tahun 1982 untuk menciptakansebuah standar bersama telpon bergerak selular di Eropa yang beroperasi pada daerah frekuensi 900MHz. GSM saat ini banyak digunakan di negara-negara di dunia.GSM berbeda banyak dengan teknologi sebelumnya dalam pensinyalan dan “channel” pembicaraan adalah digital, yang berarti iadipandang sebagai sistem telepon genggam generasi kedua (2G). GSM merupakan sebuah standar terbuka yang sekarang ini dikembangkan oleh 3GPP.          



 GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE COMMUNICATIONS (GSM) Dari sudut pandang konsumen, keuntungan kunci dari sistem GSM adalah kualitas suara digital yang lebih tinggi dan alternatif biaya rendah untuk menelpon dan juga pesan teks. Keuntungan bagi operator jaringan adalah kemampuannya menerapkan peralatan dari ”vendor” yang berbeda karena standar terbuka membuat inter-operasi menjadi mudah. Juga, standar ini telah mengizinkan operator jaringan untuk menawarkan jasa roaming yang berarti pengguna dapat menggunakan telepon mereka di seluruh dunia. GSM terus mendapat kompatibilitas dengan generasi sebelumnya, selagi standar GSM ini terus berkembang, contohnya kemampuan paket data ditambahkan ke versi Release ’97 dari standar ini, dengan cara GPRS. Data transmisi kecepatan tinggi juga telah diperkenalkan dengan EDGE dalam versi Release 99 dari standar ini.

3.1.2    CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS (CDMA)
Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan(bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metodeakses secara bersamayangmembagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti padaTDMA) atau frekuensi (seperti padaFDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yangdiasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensikonstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masadepan.
CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakanskema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai olehQualcomm.CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali padaPerang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satufrekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkapsinyal yang lengkap.Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk padaGlobal Positioning System (GPS)dan pada sistem satelit Omni TRACS untuk logistik transportasi. Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikal bakal yang membantu insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan Soft Handoff  dan kendali tenaga cepat, teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktisdan efisien untuk komunikasi seluler terrestrial.


 

Gambar CDMA Network Architecture

3.2       CARA KERJA
3.2.1    GSM
GSM atau Global System for Mobile Communications merupakan teknologi digital yang bekerja dengan mengirimkan paket data berdasarkan waktu, atau yang lebih dikenal dengan istilah timeslot. GSM sendiri merupakan turunan dari teknologi Time Division Multiple Access (TDMA). Teknologi TDMA ini mengirimkan data berdasarkan satuan yang terbagi atas waktu, artinya sebuah paket data GSM akan dibagi menjadi beberapa time slot.
Timeslot inilah yang akan digunakan oleh pengguna jaringan GSM secara ternporer (sementara). Maksud dan digunakannya timeslot secara temporer adalah timeslot tersebut akan dimonopoli oleh pengguna selama mereka gunakan, terlepas dan mereka sedang aktif berbicara atau sedang idle (diam).
Gambaran yang lebih mudah untuk memahami prinsip kerja GSM. Analoginya seperti ini: andaikan sebuah armada taksi (dalam kasus ini berperan sebagai operator) yang memiliki 100 armada taksi (armada sebagai time slot). Armada taksi (timeslot) tersebut disewa oleh penumpang (pengguna). Secara otomatis, armada taksi tersebut tidak bisa digunakan oleh pengguna lain, walaupun bisa jadi pengguna tadi sedang tidak berada di dalam taksi (seperti sedang menunggu atau sedang bertamu ke suatu tempat sedangkan taksinya disuruh menunggu). Dalam posisi seperti ini, sudah jelas bahwa taksi itu sudah di-booking oleh pengguna pertama dan tidak mungkin melayani penumpang lain. Taksi tersebut baru bisa digunakan oleh penumpang lain ketika pengguna pertama sudah selesai menggunakan taksi tersebut (sudah sampai tujuan dan sudah dibayar). Inilah yang disebut prinsip monopoli temporer pada jaringan GSM.
Dari gambaran di atas terlihat jelas bahwa sistem GSM tidak mengizinkan penggunaan ponsel jika sistemnya sudah penuh (saat seluruh armada taksi sudah disewa, maka tidak ada lagi taksi kosong untuk disewa penumpang baru). Inilah yang membuat pengguna akan mendengar nada sibuk dari ponselnya saat hendak melakukan panggilan keluar (outgoing call). Namun, prinsip yang digunakan oleh GSM juga memiliki kelebihan. Teorinya, timeslot dedicated yang disediakan ini menjamin penggunanya bisa mendapatkan kualitas layanan komunikasi yang lebih konstan, tidak naik turun.
Kekurangannya adalah ketika jaringan GSM sudah penuh, maka pemilik ponsel biasanya akan mengalami kesulitan untuk melakukan panggilan atau bahkan menerima panggilan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya timeslot kosong yang bisa digunakan. Kembali ke analogi di awal pembahasan: jika semua armada taksi sudah disewa, Anda tidak akan mendapatkan taksi kosong.

3.2.2     CDMA
Berbeda dengan teknologi GSM, teknologi CDMA tidak menggunakan satuan waktu, melainkan menggunakan sistem kode (coding). Prinsip ini sesuai dengan singkatan CDMA itu sendiri, yaitu Code Division Multiple Access. Jadi, sistem CDMA menggunakan kode-kode tertentu yang unik untuk mengatur setiap panggilan yang berlangsung. Kode yang unik ini juga akan mengeliminir kemungkinan terjadinya komunikasi silang atau bocor.
Seperti sudah dibahas di awal, CDMA tidak menggunakan satuan waktu seperti layaknya GSM/TDMA. ini menjadikan CDMA memiliki kapasitas jaringan yang lebih besar dibandingkan dengan jaringan GSM. Namun, hal ini tidak berarti jaringan CDMA akan lebih baik daripada jaringan GSM karena tetap ada batasan-batasan tertentu untuk kapasitas jaringan yang dimiliki oleh CDMA.
Seperti jaringan GSM, analogi yang sederhana untuk memudahkan Anda memahami prinsip kerja jaringan CDMA. Analoginya seperti ini: jika jaringan GSM diumpamakan sebagai armada taksi, maka jaringan CDMA bisa diumpamakan sebagai sebuah bus. Sebuah bus (diumpamakan sebagai frekuensi) bisa menangani banyak penumpang bus (pengguna yang melakukan panggilan). Hal ini dimungkinkan karena setiap penumpang menggunakan kode tertentu yang unik. Hal ini juga yang memungkinkan tidak terjadinya komunikasi silang atau bocor. Setiap penumpang bisa berbicara dan menentukan tujuannya tanpa takut terganggu ataupun mengganggu penumpang lain. Bus ini juga tidak akan dimonopoli oleh satu orang saja, sehingga setiap orang bisa menggunakan bus tersebut untuk mengantarkan mereka ke tempat tujuannya masing-masing.
Namun, seperti layaknya sebuah bus, jika sudah terlalu banyak penumpang maka jalannya semakin berat dan kenyamanan penumpang akan terganggu (isi dalam bus akan semakin sesak). Hal yang sama juga terjadi di jaringan CDMA yaitu jika jaringan sudah terlalu penuh, maka yang terjadi adalah penyusutan coverage area (ruang lingkup atau jangkauan) dan jaringan CDMA itu sendiri. Jika diumpamakan, semakin sesak isi bus maka ruang gerak setiap penumpang juga akan menyempit. Tidak jarang pula kualitas suara menjadi korban dan penuhnya jaringan CDMA.
Kesimputan: Tidak ada gading yang tidak retak.
Sistem telepon selular berbasis digital, baik itu GSM maupun CDMA memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk area yang lebih padat penggunaannya, teknologi CDMA tampaknya lebih unggul untuk melayani banyak sambungan secara bersamaan. Hal ini disebabkan oleh karakteristik dan jaringan CDMA itu sendiri. Dengan menggunakan jaringan CDMA, sebuah daerah yang padat penggunaannya akan memiliki kemungkinan koneksi yang lebih tinggi, walaupun bisa jadi terjadi penurunan coverage area dan kualitas suara jika beban jaringan terlalu tinggi. Teknologi GSM pada intinya lebih sesuai untuk daerah yang tidak terlalu padat, namun sangat membutuhkan coverage area yang konstan. Selain itu, area perkotaan sekarang memiliki banyak gedung bertingkat. Karakter geografis seperti ini sangat berpotensi memperlemah sinyal sehingga coverage area semakin kecil.
BAB IV
KESIMPULAN

4.1       Kesimpulan
Teknologi seluler adalah sistem telekomunikasi tanpa kabel (nirkabel) yang menggunakan gelombang radio sebagai media pembawanya, dengan sel berbentuk seperti segienam. Dewasa ini, teknologi seluler terbagi dua, yaitu GSM dan CDMA. Perbedaan mendasarnya terletak pada modulasinya dan sistem multuplexnya.
Prinsip kerja mengenai teknologi GSM dan CDMA system penerimaan data melalu jaringan digital khususnya dalam dunia komunikasi. Semua data yang dikirim maupun diterima dalam jaringan ini harus dalam bentuk digital.
Teknologi seluler digunakan pada layanan telepon (bicara), pesan teks, internet, dan berbaagi layanan lainnya. Setelah dibandingkan dengan teknologi lain, teknologi seluler memang teknologi terkini.


Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Pengunjung

Pengikut

Popular Posts

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © Blisss | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com